Tunggu yaaa.
Layanan riset yang #siapbantu bisnis kamu,

Sebentar lagi akan hadir...

Mau tahu lebih lanjut tentang riset pasar?  Yuk, boleh tanya-tanya dulu.

Homedefinisi riset pasar sendiri adalah proses mencari tahu apa yang dibutuhkan pasar, siapa customer-nya, bagaimana perilakunya, dan siapa kompetitornya.

Kenapa penting?

  • Mengurangi risiko salah bikin produk.
  • Menemukan customer yang paling potensial.
  • Mengetahui kebutuhan & masalah yang belum terlayani.
  • Menentukan harga dan positioning.
  • Mengetahui posisi bisnis dibanding kompetitor.
  • Membantu menentukan arah pengembangan bisnis berdasarkan data, bukan asumsi.

Intinya:

Riset membantu bisnis tahu harus menjual apa, kepada siapa, dengan harga berapa, dan bagaimana cara menang di pasar.

Jadi, apa tujuan akhir riset?
Bukan menghasilkan laporan.
Tujuan akhirnya adalah membuat keputusan bisnis dengan tingkat ketidakpastian yang lebih rendah.
Framework sederhananya:
Riset
→ memahami Customer
→ memahami Problem
→ memahami Demand
→ memahami Competition
→ menemukan Opportunity
→ menentukan Strategy
→ mengambil Business Decision
Kalau saya sederhanakan menjadi satu kalimat:
Riset adalah cara bisnis mencari tahu “apa yang sebenarnya terjadi di pasar” sebelum memutuskan “apa yang harus kita lakukan”.

Dan ini alasan kenapa perusahaan yang serius tidak hanya bertanya “Apa yang bisa kita jual?”, tetapi juga “Apa yang sedang dibutuhkan pasar, siapa yang paling membutuhkan, dan mengapa mereka mau membayar?

Banyak orang mengira riset = membuat Google Form dan bertanya:
“Apakah Anda tertarik membeli produk X?”

Tidak cukup.
Riset pasar bisa menggunakan:
– Customer interview
– Survei
– Analisis kompetitor
– Analisis keyword/search demand
– Data penjualan internal
– Review pelanggan
– Data marketplace
– Social listening
– Google Trends
– Industry report
– Data pemerintah
– Eksperimen harga
– Landing-page test
– MVP / prototype test
Dan yang paling penting:
Data perilaku biasanya lebih kuat daripada opini.

Orang bisa mengatakan mereka tertarik membeli.
Tetapi ketika tombol “Beli” benar-benar muncul, mereka belum tentu membelinya.